Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

16/12/13

SEKILAS TENTANG FONT

Huruf atau biasa juga dikenal dengan istilah “Font” atau “Typeface” adalah salah satu elemen terpenting dalam Desain Grafis karena huruf merupakan sebuah bentuk yang universal untuk menghantarkan bentuk visual menjadi sebuah bentuk bahasa. Pengertian Huruf sendiri adalah : bentuk visual yang dibunyikan sebagai kebutuhan komunikasi verbal. (wikipedia)
Untuk selanjutnya ada baiknya mengenal bagian-bagian dari font :
  1. Baseline : Adalah garis maya yang menjadi landasan (dibaca : lantai) dari huruf.
  2. Cap Height atau Capital Heigt : Adalah garis maya yang menjadi batas atas dari huruf-huruf kapital.
  3. Meanline adalah batas (patokan) tinggi untuk huruf-huruf kecil
  4. Descender adalah bagian bawah huruf (tangkai huruf) yang melewati baseline misal pada huruf  “g”, “j”, “p”, “q”, “y”.
  5. Ascender adalah tangkai huruf yang melewati meanline, misalnya pada huruf  “b”, “d”, “f”, “h”, “k”, “l”, “t”.
Lihat pada gambar berikut :
Pengkategorian font sampe sekarang belum jelas namun secara umum font dibedakan menjadi :
  1. Serif : yaitu jenis font dengan garis tambahan (kait) misal pada huruftimes new roman
  2. San Serif : kebalikan dari Serif misal pada huruf Arial
  3. Hand Writing yaitu huruf dengan modelseperti tulisan tangan misalnyaRageItalic
  4. Decorative yaitu huruf yang tidak masuk kategori di atas misalnya Joker Man
  5. Dingbat atau Ornament font. biasanya tidak berupa huruf melainkan symbol, gambar dll. Misalnya webdings
Continue Reading...

BEBERAPA DESAINER GRAFIS TERKENAL TEMPO DULU

1. Johannes Gutenberg (1398-1468)
Johannes Gutenberg  menemukan teknologi mesin cetak yang bisa digerakkan pada tahun 1447 dengan model tekanan menyerupai disain yang digunakan di Rhineland, Jerman untuk menghasilkan anggur. Ini adalah suatu pengembangan revolusioner yang memungkinkan produksi buku secara massal dengan biaya rendah, yang menjadi bagian dari ledakan informasi pada masa kebangkitan kembali Eropa.
2. The Great Exhibition (1851)
2-great
Diselenggarakan di taman Hyde London antara bulan Mei hingga Oktober 1851,pada saat Revolusi industri. Pameran besar ini menonjolkan budaya dan industri serta merayakan teknologi industri dan disain. Pameran digelar dalam bangunan berupa struktur besi-tuang dan kaca, sering disebut juga dengan Istana Kristal yang dirancang oleh Joseph Paxton.

3. Lay Out Gaya Mondrian (1872)

3-great
Piet Mondrian, yang lahir pada tahun 1972, adalah seorang pelukis yang pengaruh karyanya masih diterapkan hinggga sekarang, yakni di era komputer grafis secara langsung. Sekalipun ia bukan seorang desainer grafis secara langsung, tetapi karya lukisanya menginspirasikan pembagian bidang dalam kanvas yang kemudian kita kenal dengan istilah Grid. Di dalam menyusun struktur layout iklan, sitem yang dipakai dikenal dengan Modrian Layout. Dalam lukisan tersebut modrian menerapkan gambar-gambar geometris menggunakan teori harmoni universal yang dikenal dengan istilah golden rectangle.

4. Aristide Bruant, Toulouse-Lautrec (1892)
4-great
Pelukis post-Impressionist dan ilustrator art nouveau Prancis, Henri Toulouse-Lautrec melukiskan banyak sisi Paris pada abad ke sembilan belas dalam poster dan lukisan yang menyatakan sebuah simpati terhadap ras manusia. Walaupun lithography ditemukan di Austria oleh Alois Senefelder pada tahun 1796, Toulouse-Lautrec membantu tercapainya peleburan industri dan seni.

5. Modernisme (1910)
5-great
Modernisme terbentuk oleh urbanisasi dan industrialisasi dari masyarakat Barat. Sebuah dogma yang menjadi nafas desain modern adalah “Form follow Function” yang di lontarkan oleh Louis Sullivan.Symbol terkuat dari kejayan modernisme adalah mesin yang juga diartikan sebagai masa depan bagi para pengikutnya.
6. Dadaisme (1916)

Suatu pergerakan seni dan kesusasteraan (1916-1923) yang dikembangkan mengikuti masa Perang Dunia Pertama dan mencari untuk menemukan suatu kenyataan asli hingga penghapusan kultur tradisional dan bentuk estetik. Dadaisme membawa gagasan baru, arah dan bahan, tetapi dengan sedikit keseragaman. Prinsipnya adalah ketidakrasionalan yang disengaja, sifat yang sinis dan anarki, dan penolakan terhadap hukum keindahan.

7. De Stijl (1916)
7-great
Gaya yang berasal dari Belanda, De Stijl adalah suatu seni dan pergerakan disain yang dikembangkan sebuah majalah dari nama yang sama ditemukan oleh Theo Van Doesburg. De Stijl menggunakan bentuk segi-empat kuat, menggunakan warna-warna dasar dan menggunakan komposisi asimetris. Gambar dibawah adalah Red and Blue Chair yang dirancang oleh Gerrit Rietveld.
8. Constructivism (1918)
Suatu pergerakan seni modern yang dimulai di Moscow pada tahun 1920, yang ditandai oleh penggunaan metoda industri untuk menciptakan object geometris. Constructivism Rusia berpengaruh pada pandangan moderen melalui penggunaan huruf sans-serif berwarna merah dan hitam diatur dalam blok asimetris. Gamabr dibawah adalah model dari Menara Tatlin, suatu monumen untuk Komunis Internasional.

9. Bauhaus (1919)
9-great
Bauhaus dibuka pada tahun 1919 di bawah arahan arsitek terkenal Walter Gropius. Sampai akhirnya harus ditutup pada tahun 1933, Bauhaus memulai suatu pendekatan segar untuk mendisain mengikuti Perang Duni Pertama, dengan suatu gaya yang dipusatkan pada fungsi bukannya hiasan.

10. Gill Sans (1928-1930)
10-great
Tipograper Eric Gill belajar pada Edward Johnston dan memperhalus tipe huruf Underground ke dalam Gill Sans. Gill Sans adalah sebuah jenis huruf sans serif dengan proporsi klasik dan karakteristik geometris lemah gemulai yang memberinya suatu kemampuan beraneka ragam (great versatility).
Dari berbagai sumber.
Continue Reading...

5 DESAIN WEBSITE PALING BERWARNA

Saat memutuskan untuk membuat sebuah website yang penuh dengan penggunaan warna didalamnya, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Mulai dari penentuan warna dasar yang akan digunakan, serta menentukan warna-warna mana saja yang cocok dan sesuai digunakan sehingga nantinya menjadi sebuah kombinasi warna yang menarik untuk dilihat.
Disini, saya akan memberikan contoh website yang menerapkan pengguanaan warna yang cukup banyak pada desain websitenya namun tetap terlihat menarik.

 


 








Mungkin masih ada banyak lagi situs-situs menarik yang juga menggunakan banyak warna dalam sebuah desain websitenya. akan tetapi setidaknya dari kelima contoh di atas dapat mewakilkan tentang bagaimana penggunaan banyak warna sekalipun, website akan tetap terlihat menarik, tentunya dengan pemikiran dan pengolahan yang baik.
Continue Reading...

PERANAN WARNA DALAM SEBUAH DESAIN

Sebagai seorang desainer kita sebaiknya memperhatikan beberapa hal kecil yang dapat membuat desain yang dibuat menjadi sempurna. Warna merupakan bagian terpenting dalam sebuah desain. Penggunaan dan pemilihan warna yang tepat dapat memberikan kesan yang baik, bahkan bisa menjadikan desain yang kita buat berubah sebagai karya yang sangat luar biasa.

Dalam rutinitas sehari-hari,  tentu kita tidak dapat lepas dari warna, bagaimana dimulai dari melihat warna cat tembok kamar dan diteruskan dengan melihat warna keramik di toilet, handuk, baju, meja makan dan masih banyak warna-warna yang mungkin akan kita lihat dalam perjalanan menuju kampus ataupun kantor. Tapi terkadang kita akan sedikit terganggu jika melihat sebuah kombinasi warna yang buruk dan tidak bertanggung jawab dalam penggunaan warna yang diterapkan pada sebuah desain. Disinilah pentingnya, kenapa kita harus sangat berhati-hati dalam pemilihan warna yang akan digunakan.
Seorang desainer seharusnya memiliki pengetahuan yang cukup tentang teori warna, jika tidak, sebaik apapun desain yang dibuat tetap akan terlihat buruk dimata penikmatnya (rugi kan....)

Alasan kenapa warna itu penting.
 
Kita tentunya tidak dapat menyangkal bagaimana pentingnya warna dalam kehidupan sehari-hari. Warna memaminkan peran yang sangat penting dalam membuat sesuatu yang indah menjadi jelek dan begitu juga sebaliknya. Hal ini dikarenakan kita akan lebih mudah menyerap sesuatu melalui/dalam bentuk visual dan warna memiliki peranan disitu.

Pada dasarnya warna dapat mengubah cara kita berpikir, mungkin kita dapat memperhatikan bahwa beberapa warna dapat membawa efek yang sangat menenangkan untuk mata dan otak dan beberapa warna lainnya dapat mengganggu kita.

Kita harus berhati-hati saat memilih warna yang akan digunakan pada sebuah desain. Karena setiap warna memiliki arti tersendiri dan setiap warna dapat mewakili setiap pesan yang akan disampaikan. Saat pemilihan warna, kita harus menghilangkan sifat “ego”  dalam penerapannya ke sebuah desain. Kita tidak bisa melanjutkan skema warna yang dipilih hanya dikarenakan kita berpikir bahwa desain yang dibuat sudah tampak sempurna. Yang perlu dan selalu kita tanyakan pada diri sendiri adalah “Apakah desain yang dibuat sudah mampu menyampaikan pesan yang tepat kepada penikmatnya?”

 “Selain bentuk, warna juga harus mampu menyebarkan pesan yang diinginkan secara tepat dan benar kepada audiens-nya”


Kesimpulan


Pemilihan warna yang tepat akan memberikan sebuah kesan yang tepat pada desain yang  dibuat, dan pastikan pula bahwa warna yang digunakan adalah representasi sebenarnya dari desain yang dibuat (misalnya logo/merek, dll). Apabila dalam sebuah desain yang kita buat menggunakan dua atau tiga warna secara bersama-sama, pastikan warna-warna tersebut terlihat harmonis.

“Warna dapat meningkatkan keindahan dari desain yang dibuat atau justru dapat merusak keindahan dari desain yang kita buat”
Continue Reading...

TIPOGRAFI, ARTI DAN FUNGSINYA

Sebenarnya tipografi sendiri merupakan salah satu elemen dari dunia desain grafis yang unik, dimana tipografi bukan hanya sekedar elemen bacaan, tpi juga mempunyai unsur seni yang luar biasa.

Baiklah sekarang kita akan membahas tipografi dari arti, dan fungsinya . . .


Tipografi bisa juga dapat dikatakan sebagai “visual language” atau dapat berarti “Bahasa yang dapat dilihat”.


Tipografi dibagi kedalam 2 macam jenis, yaitu :
"Typography" (Tipografi) merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin.


Seni tipografi, yaitu karya atau desain yang menggunakan pengaturan huruf sebagai elemen utama.


Tipografi atau typography menurut Roy Brewer (1971) dapat memiliki pengertian luas yang meliputi penataan dan pola halaman, atau setiap barang cetak. Atau dalam pengertian lebih sempit hanya meliputi pemilihan, penataan dan berbagai hal bertalian pengaturan baris-baris susun huruf (typeset), tidak termasuk ilustrasi dan unsur-unsur lain bukan susun huruf pada pada halaman cetak. 


Peran dari pada tipografi itu sendiri adalah untuk mengkomunikasikan ide atau informasi dari halaman tersebut ke pengamat.  Terkadang secara tidak sadar, kita selau berhubungan dengan tipografi setiap hari dan setiap saat. Seperti koran atau majalah yang kita baca, label pakaian yang biasa kita kenakan dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya. 


Perkembangan tipografi saat ini sudah mengalami perkembangan dari fase penciptaan dengan tangan (hand drawn) hingga mengalami komputerisasi. Fase komputerisasi membuat penggunaan tipografi menjadi lebih mudah dan dalam waktu yang lebih cepat dengan jenis pilihan huruf yang ratusan jumlahnya. Berikut ini beberapa jenis huruf berdasarkan klasifikasi yang dilakukan oleh James Craig, antara lain sbb :

1. Roman
Ciri dari huruf ini adalah memiliki sirip/kaki/serif yang berbentuk lancip pada ujungnya. Huruf Roman memiliki ketebalan dan ketipisan yang kontras pada garis-garis hurufnya. Kesan yang ditimbulkan adalah klasik, anggun, lemah gemulai dan feminin.

2. Egyptian
Adalah jenis huruf yang memiliki ciri kaki/sirip/serif yang berbentuk persegi seperti papan dengan ketebalan yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulakn adalah kokoh, kuat, kekar dan stabil.

3. Sans Serif
Pengertian San Serif adalah tanpa sirip/serif, jadi huruf jenis ini tidak memiliki sirip pada ujung hurufnya dan memiliki ketebalan huruf yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulkan oleh huruf jenis ini adalah modern, kontemporer dan efisien.

4. Script
Huruf Script menyerupai goresan tangan yang dikerjakan dengan pena, kuas atau pensil tajam dan biasanya miring ke kanan. Kesan yang ditimbulkannya adalah sifast pribadi dan akrab.

5. Miscellaneous
Huruf jenis ini merupakan pengembangan dari bentuk-bentuk yang sudah ada. Ditambah hiasan dan ornamen, atau garis-garis dekoratif. Kesan yang dimiliki adalah dekoratif dan ornamental.



Berikut ini adalah contoh karya-karya Typography yang mungkin dapat menginspirasi :)

Typography
Oleh : alesfuck 

Prestige Typography
Oleh : bella elizabetta

TypoGraphy
Oleh : Philos Design
Continue Reading...

10 DESAINER DIBALIK LOGO-LOGO TERKENAL DI DUNIA

CHERMAYEFF & GEISMAR


Kedua orang inilah yang mendesain logo Xerox, National Geographic, Mobil Oil, NBC, dan masih banyak lainnya. Mereka mendirikan sebuah perusahaan desain terkenal dengan Armani Exchange, Hearts Coorporations sebagai beberapa client yang menggunakan jasanya.


RUTH KEDAR

Sang desainer logo Google. Ruth lahir di Brazil tapi kemudian pindah ke Israel untuk mendapatkan gelar arsitekturnya. Dia melanjutkan pendidikannya di Stanford University dan mendapatkan gelar Master di bidang desain, dan menjadi konsultan seni desain di Stanford selama 15 tahun. Hasil-hasil karyanya dapat di lihat di art.net


MILTON GLASER

Pasti tau logo I LOVE NEW YORK yang suka di pajang di kaos, topi, tas, sticker, dll kan? Nah inilah sang penciptanya.

HERBERT I. LUBALIN

Dia adalah desainer untuk 3 majalah terkenal di luar sana, yakni majalah Eros, Fact dan Avant Garde.

PAUL RAND

Sang desainer dari logo IBM yang terkenal dan juga desainer logo ABC. Dia adalah desainer spesialis untuk logo-logo perusahaan. Dia juga salah satu pencetus Swiss Style of Graphic Design. Sampai saat ini masih mengajar di Yale University.

WALTER LANDOR

Pria kelahiran Munich ini adalah desainer logo FedEX. Dia jugalah yang mendesain logo-logo produk seperti FujiFilm, Del Monte, Marlboro, Tab & Bank of America. Dan bukan hanya itu, beberapa perusahaan penerbangan seperti British Airlines, Japan Airlines dan Singapore Airlines juga menggunakan jasa kreatifnya. Keren ya.

WALLY OLINS

Wally Olins adalah salah satu pribadi yang paling dilirik beberapa perusahaan saat mereka membutuhkan logo untuk produk barunya. Dia adalah pendiri Saffron Consultants di tahun 2001. Dia menerima penghargaan CBE pada tahun 1999 dan dinominasikan pada penghargaan desainer Pangeran Philip pada tahun 1999. Beberapa perusahaan yang menggunakan jasanya antara lain: Prudentials, Renault, Volkswagen, dan Repsol.

BOB GILL

Seorang desainer dengan bakat luar biasa. Dia terkenal dengan desain-desain judul di beberapa film-film terkenal. Beberapa perusahaan yang menggunakan jasanya antara lain Universal Pictures, Rainbow Theater, Apple Corps records, High Times Magazines.

ALAN FLETCHER

Desainer logo Reuters, Victoria dan Albert Museum and Institute of Directors.
Bersama Colin Forbes dan Bob Gill di tahun 1962 mendirikan Fletcher/Forbes/Gill , sebuah perusahaan desain. Beberapa perusahaan yang menggunakan jasanya antara lain Pirelli, Cunard, Penguin Books.

SAUL BASS

Seorang multitalenta, Saul Bass adalah seorang desainer dan juga pembuat film. Sebagai seorang desainer, logo hasil karyanya yang paling terkenal diantaranya logo United Airlines, logo Avery International dan logo Continental Airlines
Continue Reading...

LOREM IPSUM, ASAL MULA DAN PENERAPANNYA DALAM DESAIN GRAFIS

"Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum."
Pernah membaca kata-kata itu ?
Ya, kutipan teks diatas merupakan Naskah Lorem Ipsum standar yang telah digunakan sejak tahun 1500an sebagai standar contoh teks yang sering digunakan dalam 
sebuah industri percetakan dan penataan huruf (Typesetting).

Asal Mula Lorem Ipsum
Lorem Ipsum lahir pertama kali saat seorang tukang cetak (tidak dikenal) mengambil sebuah kumpulan teks, yang kemudian mengacaknya menjadi sebuah buku contoh huruf.
Lorem Ipsum sendiri sebenarnya berasal dari bagian 1.10.32 dan 1.10.33 dari naskah “de Finibus Bonorum et Malorum” (Sisi Ekstrim dari Kebaikan dan Kejahatan) sebuah karya sastra latin klasik yang ditulis oleh Cicero. Fakta ini ditemukan oleh seorang Profesor Bahasa Latin dari Hampden-Sidney College di Virginia, Richard McClintock.


Penggunaan Lorem Ipsum
Seperti halnya yang ditulis di Wikipedia:
"In publishing and graphic design, lorem ipsum is standard placeholder text used to demonstrate the graphic elements of a document or visual presentation, such as font, typography, and layout."
Alasan Lorem Ipsum digunakan sebagai teks standar dalam sebuah karya desain dikarenakan huruf-huruf yang ada pada teks Lorem Ipsum memiliki penyebaran huruf yang normal dan merata. Sehingga dapat diibaratkan sebagai sebuah naskah berbahasa inggris yang dapat dibaca (walau sebenarnya cukup membingungkan). :)

Penerapannya dalam sebuah Desain
Salah satu contoh penerapan penggunaan naskah Lorem Ipsum dalam sebuah desain adalah pada layout sebuah desain web. Dimana agar nantinya seorang klien tidak terpengaruh dengan isi tulisan dari sebuah halaman web yang dibuat, melainkan agar klien dapat lebih memperhatikan desain yang diberikan, bukan isi dari teks yang tertera pada sebuah desain.

Contoh Penggunaan Lorem Ipsum Pada Sebuah Layout Web Desain


Akan tetapi, seiring berjalannya waktu akan muncul sebuah pertanyaan “Apakah Lorem Ipsum masih perlu dipertahankan penggunaanya dalam sebuah desain ?”

Mengingat klien yang kritis akan selalu menanyakan hal-hal yang dilihatnya secara mendetail, mungkin saja kalimat (Lorem Ipsum) yang susah dimengerti ini dapat menjadi “batu sandungan” terhadap sebuah desain yang diberikan kepada klien.
Continue Reading...